Friday, July 30, 2021

Awas, ini varian paling berbahaya, bakal mendominasi dalam beberapa bulan

Mesti baca

GENEVA: Pertubuhan Kesihatan Sedunia (WHO) menjangkakan Covid-19 varian Delta bakal mendominasi dalam beberapa bulan mendatang.

Delta, yang ditemukan di India, ketika ini sudah ditemukan di 124 teritori, lebih banyak 13 wilayah berbanding minggu  lalu.

Menurut WHO, varian itu menyumbang lebih daripada tiga per empat spesimen di banyak negara besar.

“Varian ini bersaing secara cepat dengan varian-varian lain, dan dijangka akan mendominasi dalam beberapa bulan ke depan,” kata WHO dikutip AFP Rabu.

Badan kesehatan di bawah PBB itu juga memberikan perkembangan mengenai tiga varian Covid-19 lainnya yang disebut variant of concern (VOC).

Varian Alpha yang pertama kali dikesan  di United Kingdom sudah merebak di 180 teritori (naik enam wilayah daripada minggu  lalu).

Sementara varian Gamma yang muncul di Brazil ketika ini sudah merebak di 78 teritori (naik tiga wilayah).

Jumlah kes varian Delta meningkat di Australia, Bangladesh, Botswana, Britain, China, Denmark, India, Indonesia, Israel, Portugal, Rusia, Singapura, dan Afrika Selatan.

Varian Delta ialah VOC paling dominan di seluruh dunia dan paling berbahaya, dengan simptom, antara lain, sakit kepala berpanjangan, keletihan dan kelesuan, hidung berair, dan muntah.

 

Sebelum ini, Ketua Pengarah Kesihatan, Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah menjelaskan unjuran jangkitan disebabkan varian itu adalah tinggi dan dapat merebak dengan pantas memandangkan ia adalah varian yang dominan. Dilaporkan varia ini dapat menular melalui bawaan udara.

Justeru,  masyarakat perlu lebih berhati-hati dengan mematuhi SOP, selain duduk di rumah sekiranya tidak mempunyai sebarang urusan penting di luar.

Secara Rawak

Artikel Terbaru