Sunday, May 22, 2022

Kota berusia 3,000 yang hilang ditemui di Mesir

Secara Rawak

Mesir menemui kota kuno berusia 3, 000 tahun yang terkubur di gurun pasir Mesir, disifatkan sebagai salah satu temuan arkeologi terpenting sejak makam Tutankhamun.

Ini satu penemuan yang menakjubkan dan pasti akan menjadi satu lagi daya tarikan pelancongan negara itu.

Menurut BBC, ahli Mesir Kuno terkenal, Zahi Hawass mengumumkan penemuan “kota emas yang hilang itu” di dekat Luxor pada Khamis.

Menurut beliau, kota kuno dengan nama Aten itu adalah yang terpenting yang pernah ditemukan di Mesir.

“Kota hilang itu terungkap melalui penggalian yang dimulai pada September 2020,” kata BBC.

ota itu diduga merupakan peninggalan masa kekuasaan Amenhotep III, salah satu firaun paling kuat di Mesir, yang memerintah dari 1391 hingga 1353 Sebelum Masehi.

Kota itu selanjutnya digunakan oleh firaun Ay dan Tutankhamun, yang makamnya ditemukan di Lembah Para Raja oleh arkeolog Inggris Howard Carter pada 1922

Kota itu dipercayai  merupakan peninggalan masa kekuasaan Amenhotep III, salah satu firaun paling kuat di Mesir, yang memerintah dari 1391 hingga 1353 sebelum Masehi.

Kota itu selanjutnya digunakan oleh firaun Ay dan Tutankhamun, yang makamnya ditemukan di Lembah Para Raja oleh arkeolog Inggris Howard Carter pada 1922.

Menurut AP, antara tinggalan yang ditemui termasuk rangka manusia, sisa kapal arak, cincin, pasu, selendang, tembikar termasuk alatan menjahit.

Ikuti Facebook Kami

Artikel Terbaru