KUALA LUMPUR: Dua pekerja migran warganegara Indonesia merupakan suspek kes parodi lagu Indonesia Raya yang muat naik di Youtube dengan akaun menggunakan bendera Malaysia.

Memetik laporan CNN Indonesia, Polis Diraja Malaysia (PDRM) menahan suspek menggunakan akaun dengan menyamar menggunakan ikon bendera Malaysia.

Pada Khamis, Ketua Polis Negara, Tan Sri Abdul Abdul Hamid Bador mengumumkan menahan seorang warga Indonesia yang diduga menjadi salah seorang tersangka menghina Indonesia melalui lagu parodi Indonesia Raya yang viral di media sosial itu.

Penangkapan itu hasil siasatan terhadap pekerja migran Indonesia berusia 40 tahun yang ditahan di Sabah sebelumnya, menurut Abdul hamid seperti dilaporkan Bernama.

Abdul Hamid seperti dilaporkan New Straits Times turut mengingatkan warga Malaysia agar menjauhi tindakan tercela yang dapat melukai perasaan warga negara jiran.

Sebelum ini viral video parodi lagu Indonesia Raya di YouTube berisi ejekan menghina Indonesia.