LOS ANGELES: Seorang lelaki di California, AS, mengirim pesan bernada peringatan sehari sebelum meninggal kerana terkena Covid-19.

Tommy Macias mulai menderita gejala virus corona seminggu setelah menghadiri pesta di Lake Elsinore pada awal Juni, menurut NBC News.

Pada 20 Jun lalu, dia menulis pesan di Facebook yang mengungkapkan penyesalannya tidak mengikuti protokol penjarakan sosial atau memakai pelitup muka.

“Kerana kebodohan saya, ibu, adik, dan kesihatan keluarga saya dalam bahaya. Ini ialah pengalaman yang paling menyakitkan,” ujar Macias.

“Ini bukan lawak jenaka. Jika anda pergi keluar, pakailah pelitup muka dan patuhilah penjarakan,” ungkap lelaki berusia 51 tahun itu.

New York Post  pada Rabu, Macias menuturkan beliau berharap dengan berkat Tuhan, dia akan sembuh dari Covid-19.

Sayangnya, seorang kakitangan dari pejabat Catatan Viral Riverside County menyatakan, Macias diketahui meninggal kerana wabah itu keesokan harinya.

Gutavo Lopez, saudara iparnya mengungkapkan, pada akhir Mac hingga awal Jun, Macias sudah berdiam di rumah kerana dia juga menderita diabetes.

Namun, dia kemudian memutuskan untuk mendatangi sebuah pesta setelah Gabenor Gavin Newsom menandatangani pelonggaran kuarantin wilayah.

Setelah pesta tersebut, salah seorang teman Macias menghubungi dan mengatakan bahwa dia positif menderita virus corona, kata Kompas.