TEHERAN: Iran mengeluarkan surat arahan menangkap Presiden AS Donald Trump atas dakwaan terlibat serangan pesawat tanpa krew yang mengorbankan komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Qasem Soleimani Januari lalu.

Soleimani maut di Lapangan Terbang Baghdad pada Januari bersama-sama lima lainnya termasuk Abu Mahdi al-Muhandis, Naib Ketua Pasukan Mobilisasi Populer Iraq (PMF) yang didukung Iran.

Memetik CNN, Iran turut meminta Interpol mengeluarkan notis terhadap 36 orang suspek lainnya yang kemungkinan tidak ditunaikan badan itu.

Peguam Negara Teheran Ali Alqasi Mehr menyebut Trump dituntut atas kes pembunuhan tersebut setelah beliau berundur atau tidak lagi menjadi presiden.

Serangan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

Jurucakap Mahkamah Iran, Gholam-Hossein Esmaili mengumumkan warga negara Iran Seyed Mahmoud Mousavi dihukum mati atas dakwaan bersengkongkol dengan perisik asing dikaitkan dengan pembunuhan tersebut.

Sebelum ini Trump menyifatkan Soleimani sebagai pembunuh kejam dan sepatutnya sudah dibunuh sebelum beliau menjadi presiden.