MANILA: Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah mengarahkan perintah berkurung atau lockdown bagi warga kota Manila bagi mencegah penyebaran Covid-19. 

Keputusan berkenaan menyebabkan ibu kota tersebut berubah menjadi kota hantu.

Kementerian Kesehatan Filipina pada Ahad mengesahkan ada 28 kes Covid-19 sehingga jumlah keseluruhan  di negara itu menjadi 140 orang.

 Daripada jumlah tersebut, sudah ada 11 kematian.

Pusat beli-belah di daerah komersial Makati yang mewah dilaporkan tidak ada pembeli yang datang. 

Sejumlah restoran yang biasanya dijejali pelanggan, kini lengang. 

“Covid-19 ini lebih buruk daripada perang. Kita semua terpengaruh. Tapi yang paling parah adalah mata pencarian kita,” kata pengemudi taksi Bobric Caballo seperti dipetik Aljazeera.