JAKARTA: Ribuan pelancong China memilih untuk memperpanjang percutian di Bali sementara puluhan lagi memilih untuk terbang kembali ke kota Wuhan, pusat wabak virus baharu corona, menggunakan pesawat yang disediakan pemerintah China, lapor BBC Indonesia.

Pejabat terkait di Bali menyatakan pesawat sewa dengan kapasiti 189 penumpang ditawarkan pada sekitar 3,000 pelancong dari China yang tersadai di Bali  susulan penghentian sementara penerbangan dari dan menuju China sejak awal Februari,’ katanya.

Hanya 61 orang, termasuk 12 kanak-kanak, yang menerima tawaran tersebut dan terbang bersama maskapai China Eastern Airlines ke Wuhan  pada Sabtu.

Pelancong yang ikut pulang tersebut berasal dari Wuhan dan “ingin kembali ke negaranya,” kata Gou Haodong, konsul jeneral China di Denpasar, seperti dilaporkan AFP.

“Kami akan mempertimbangkan (penerbangan lain) jika ada permintaan,” kata Gou. 

Katanya lagi, jika para warga negara China tersebut “menyukai Bali dan akan kembali lagi”.

Gou menambahkan mereka yang memilih untuk tetap tinggal berniat untuk memperpanjang percutian mereka.

Dilaporkan setiap tahun, sekitar 2.1 juta pelancong China mengunjungi Indonesia, tetapi angka kunjungan merosot daripada 6,000 kunjungan sehari ke 1,000 kunjungan sehari sejak virus corona tersebar sejak akhir Desember.