JAKARTA: Ibu bapa  Reynhard Sinaga berkata mereka menerima hukuman yang dijatuhkan kepada anak lelaki mereka kerana memperkosa 48 orang yang disifatkan kes terbesar dalam sejarah undang-undan Britain.

Memetik BBC News Indonesia pada Selasa), ayah Reynhard, Saibun Sinaga, berkata secara singkat, “Saya sudah menerima apa-apa adanya, sesuai dengan perbuatannya. Tak usah lagi dibahas.”

Pengadilan Manchester menjatuhi hukuman seumur hidup kepada Reynhard pada Isnin atas perkosaan terhadap 48 orang, dengan 159 dakwaan serangan seksual. 

“Daripada jumlah tersebut, 136 di antaranya dakwaan perkosaan,” kata BBC.

Sejak awal persidangan kesnya, Reynhard secara konsisten mengatakan hubungan seksual dilakukan atas dasar suka sama suka, walaupun terungkap fakta di pengadilan bahawa para korban tidak sedarkan diri.

Reynhard mendapatkan sarjananya pada 2006 dari jurusan seni bina di salah satu universiti ternama di Indonesia dalam waktu empat tahun.

Dalam catatan  halaman pengantar tesisnya, Reynhard menyampaikan ucapan terima kasih kepada banyak pihak mulai daripada keluarga, kampus hingga teman kuliah lintas angkatan, di antaranya adalah seperti ucapan terima kasih kepada teman yang mengetahui ‘sisi kelam’ dirinya.

“Mami-mami peramalku …. (terima kasih atas sumbangan pikirannya buat skripsi ini) dan …. yang selalu meramalku dengan gratis dan tahu ‘the dark side of me’ everybody has his/her dirty laundry right? Haha..” tulis Reynhard seperti dipetik BBC lagi.