YOGYAKARTA: Keluarga Ayu Selisa, rangka manusia yang ditemukan di septic tank di Karangjati RT 07 Desa Bangunjiwo di sini berharap polis mendedahkan punca meninggalnya anak perempuannya.

Ibunda Ayu Selisa, Anik Maidarningsih, 51, menceritakan, Ayu Selisa menikah dengan Edi Susanto pada usia 16 tahun.

Saat itu, Edi sekitar umur 19 tahun. Setelah menikah, kedua-duanya hidup berdua layaknya suami isteri pada umumnya.

“Namun seiring berjalannya waktu, biduk rumah tangga pasangan muda ini terbuka,” kata Kompas.com

Setelah setahun pernikahan, Edi yang tampak ramah di hadapan mentuanya ternyata kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap isterinya.

Edi bekerja sebagai buruh, manakala Ayu tak kerja. “Pernah kasar, pernah cerita disundut dengan rokok. Sering menangis dan mahu bercerai. Saya sebagai orang tua cuma dapat memberitahu supaya sabar,” ujarnya.

Sejak terakhir bertemu 2008, Anik terus berupaya mencari di rumah di Karangjati RT 07, dijawab pergi oleh Edi mahupun keluarganya.

Memang sejak anaknya menikah, Ayu dan Edi sering bertandang ke rumahnya, jika tak datang biasanya dirinya sering berkunjung.

“Seminggu tak kelihatan ke sini saya sering ke sana (Karangjati),” katanya.