JAKARTA: Peraturan baharu bakal dilaksanakan untuk mengambil tindakan terhadap penumpang pesawat  yang tidak dapat dikawal.

Lonely Planet seperti dipetik detik.com melaporkan,  anda pasti menginginkan penerbangan yang damai tanpa penumpang menimbulkan bahaya kepada penumpang lain.

“Untuk mengatasi hal ini, aturan baharu akan mulai dilaksanakan pada 1 Januari 2020 dalam memperkuat kekuatan negara untuk menuntut penumpang yang mengganggu itu,” lapor detik.com.

Sudah sering terjadi kejadian dalam kabin pesawat termasuk serangan fizikal, pelecehan, merokok atau penumpang yang tidak patuh terhadap arahan anak kapal sehingga dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

Selain itu, hal di atas dapat pula menyebabkan keterlambatan dan gangguan operasi.

“Dampak buruk tak hanya bagi penumpang tapi juga pada anak kapal,” katanya lagi.

Konvensi Tokyo 1963 memiliki  undang-undang bagi pelanggaran yang dilakukan pada penerbangan antarabangsa berada pada negara di mana pesawat itu terdaftar.

Masalah terjadi ketika penumpang yang bermasalah dilaporkan kepada pihak berkuasa setelah mendarat di wilayah asing.

Penjelasan lebih lanjut ada dalam Protokol Montreal 2014 (MP14) yang baharu. ‘Protocol to Amend the Convention on Offences and Certain Other Acts Committed on Board Aircraft’ adalah perjanjian global yanmengukuhkan kekuatan negara untuk menuntut penumpang yang tidak patuh.