JAKARTA: Langit Jambi berwarna jingga dan merah pada Sabtu lepas menjadi berita media global.

BBC melaporkan fenomena kebakaran hutan di Indonesia itu dengan judul, “Jerebu Indonesia menyebabkan langit jadi merah darah”.

The Guardian melaporkan: “Masih siang: Jerebu merah dari hutan Indonesia menyelimuti kota.”

Ini sore bukan malam. Ini bumi bukan planet mars. Ini jambi bukan di luar angkasa. Ini kami yang bernafas dengan paru-paru, bukannya dengan insang. Kami ini manusia butuh udara yang bersih, bukan penuh asap.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofizik (BMKG) menjelaskan peristiwa terjadinya langit Jambi menjadi merah adalah disebabkan banyaknya titik panas dan berlaku penyebaran jerebu tebal.

Washington Post menjelaskan hutan dan tanah gambut di Indonesia mudah terbakar.

Akhbar tersebut melaporkan pencemaran yang sangat tinggi mengancam kesihatan manusia, flora dan fauna.

Media Singapura The Strait Times juga melaporkan “Langit Jambi di Indonesia berubah merah setelah asap menutup sinar matahari.”

Foto: Tribunnews.com
Foto: solopos.com