JAKARTA: Di manakah Presiden Indonesia Joko Widodo@Jokowi dan calon yang ditewaskannya  Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden pada 17 April lalu bertemu?

Anda mungkin fikir selayaknya di Istana Presiden di ibu kota 12 juta jiwa ini.

Tidak.

Sebaliknya, kedua-dua tokoh yang bersaing dalam Pilpres 2019 itu bertemu di Stesen MRT Lebak Bulus, Jakarta, semalam.

Bagi Kompas, pemilihan tempat pertemuan mereka dinilai mengejutkan.

Instagram Pramono Anung

Setelah itu, mereka sama-sama menaiki MRT ke stasiun Senayan.

Pakar psikologi politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk  yang dipetik Kompas menilai, genius pihak yang memilih lokasi tersebut. “Strategi pengambilan tempat ini menurut saya agak genius. Ini surprise, lah. Orang tidak menyangka momen seperti itu di atas MRT,” kata Hamdi seperti dipetik Kompas lagi.

Jokowi pernah ke kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, dan di Hambalang, Bogor.

Sebaliknya, Prabowo juga pernah Istana Kepresidenan.

“Ini agak out of the box, kok bisa-bisanya kepikir di MRT,” kata Hamdi.

Kesan antara Jokowi sebagai presiden dan Prabowo sebagai lawan politiknya runtuh kerana pertemuan dilakukan di tempat umum, di mana sesiapa pun dapat mengaksesnya.

“Ini kan seperti pertemuan dua orang biasa di fasiliti publik, sama-sama mau naik MRT. Tak ada ini tempatnya siapa, tempatnya siapa,” kata Hamdi.

Presiden Jokowi sebelumnya menjelaskan, beliau yang memilih MRT sebagai lokasi pertemuan.

Sebab, ia tahu persis bahawa Prabowo belum pernah menaiki sistem pengangkutan baharu itu di ibu kota Jakarta.

“Alhamdulilah pada pagi hari ini kita bisa bertemu dan mencoba MRT, kerana saya tahu pak Prabowo belum pernah coba MRT,” kata Jokowi.

“Sebetulnya pertemuan di mana pun bisa. Di MRT bisa. Mau di rumah Pak Prabowo bisa di istana bisa. Tapi kami sepakat memilih sepakat,” sambung presiden terpilih 2019-2024 itu.

Sementara itu, Prabowo berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memilih MRT sebagai lokasi pertemuan.

“Di atas MRT ini juga gagasan beliau. Beliau tahu bahawa saya belum pernah naik MRT jadi saya terima kasih. Saya naik MRT, luar biasa,” kata Prabowo.

“Walaupun pertemuan ini seolah-olah tidak formal tetapi saya kira memiliki suatu dimensi dan erti yang sangat penting,” katanya.