Friday, September 30, 2022

Penerbangan AirAsia menjunam 20,000 kaki, cetuskan panik dalam kalangan 151 penumpang

Secara Rawak

JAKARTA: Pesawat AirAsia Indonesia dengan 151 penumpang  terpaksa  berpatah balik ke  Australia setelah juruterbang diperingatkan adanya kemungkinan hilangnya tekanan udara  di dalam kabin, seperti disampaikan pejabat lapangan terbang Perth.

Pesawat QZ 535 berada di udara selama 25 minit apabila penunjuk memaklumkan kabin kehilangan tekanan dan mula jatuh daripada paras 32,000 kaki kepada 10,000 kaki.

AirAsia  seperti dipetik BBC mengatakan pesawat mengalami “masalah teknik”.

Media Australia melaporkan pesawat tersebut tampak terbang rendah.

“Kami sudah mengucapkan selamat tinggal pada yang lain. Ini benar-benar menjengkelkan,” kata seorang penumpang kepada media tempatan Nine network seperti dipetik BBC.

Sebuah video yang dirakam di dalam pesawat dan disiarkankan media tempatan menunjukkan topeng oksigen mula keluar dari siling pesawat dan keadaan di dalam kabin menjadi panik.

Dalam sebuah kenyataan, AirAsia mengatakan “memiliki komitmen penuh” terhadap keselamatan penumpang, namun, tidak menjelaskan masalah yang dialami pesawat tersebut.

“AirAsia meminta maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan ini,” jelas kenyataan tersebut.

Kapten pesawat membuat keputusan untuk berpatah balik dan melakukan pendaratan kecemasan di Lapangan Terbang Antarabangsa Perth. – Sarawakvoice

Ikuti Facebook Kami

Artikel Terbaru