Friday, September 30, 2022

Bendera terbalik: Pelajar Indonesia tulis surat terbuka kepada Perdana Menteri  

Secara Rawak

JAKARTA:  Ternyata kecewa dengan kejadian bendera terbalik, pelajar sekolah menengah, Adinda Saraswati Akbar, 15, menulis surat terbuka melalui Facebooknya kepada Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak.

Kejadian bendera Sang Saka Merah Putih dicetak terbalik, yang sepatutnya merah di atas dan putih di bawah, terdapat dalam buku cenderamata SEA Games 2017, Kuala Lumpur mencetuskan kemarahan dan kekecewaan 250 juta rakyat Indonesia.

Buku berkenaan diedarkan pada majlis perasmian malam Sabtu lalu.

Pada awal tulisan itu, remaja berkenaan memohon maaf jika tulisannya itu tidak menyenangkan hati Najib yang digelarnya “Yang Mulia”.

“Tapi tampaknya harus ada yang memberi tahu Yang Mulia secara langsung bahawa cara negara Yang Mulia memperlakukan Indonesia sudah berlebihan dan tidak layak sebagai saudara jika anda menganggap kami saudara serumpun,” tulisnya dalam surat terbuka itu.

Kandungan surat itu memperlihatkan kekecewaannya terhadap kejadian yang berlaku.

“Bendera yang Yang Mulia dan Malaysia lecehkan hari ini di arena Sea Games, bendera yang kami dapatkan setelah berpuluh tahun berjuang” ujarnya lagi.

Katanya: “Setiap kesalahan yang dibuat diakhiri dengan permintaan maaf. Saya sebagai anak muda Indonesia berpikir permintaan maaf Yang Mulia dan Malaysia buat sudah biasa.”

“Yang Mulia boleh merespons tulisan ini atau tidak. Saya hanya menyampaikan hal yang harus saya sampaikan. Saya yakin tulisan ini akan sampai ke Yang Mulia Perdana Menteri sebab dunia ini sudah dihubungkan oleh teknologi,” tambahnya.
Pelbagai pihak di Malaysia, termasuk Timbalan Perdana Menteri Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi telah memohon maaf terhadap kejadian itu.

Malah, Presiden Joko Widodo telah memaafkan kesilapan tidak disengajakan itu.

Namun, kelihatannya berdasarkan komen dan ulasan netizen di media sosial di sini, kemarahan mereka belum lagi reda. – Sarawakvoice

Ikuti Facebook Kami

Artikel Terbaru