Friday, August 19, 2022

Patung lilin Jokowi dipamerkan di muzium ternama

Secara Rawak

JAKARTA: Joko Widodo bakal menjadi Presiden Indonesia kedua selepas Presiden Sukarno yang patung lilinnya dipamerkan di Muzium Madame Tussauds yang terkenal.

Patung Jokowi bakal dipamerkan di Madame Tussauds Hongkong.

jokowi-dan-patung-lilin_20161012_201334

Wakil dari muzium terbabit  telah mengukur dan mendokumentasikan profil Jokowi di Presiden Lounge di Kompleks Istana Kepresidenan di sisi barat Istana Merdeka di sini semalam.

Pengurus Umum Muzium Madame Tussauds Hong Kong, Jenny You menyatakan keputusan membuat patung lilin Presiden Jokowi tidak datang daripada pihaknya.

Menurut laporan media di sini, nama Jokowi berada di urutan teratas antara pemimpin dunia ketika dilakukan survei tentang tokoh yang layak dibuat patung lilin di Muzium Madame Tussauds Hong Kong.

Antara sejumlah tokoh terkenal daripada berbagai-bagai kalangan, seperti pemain bola sepak terkenal Lionel Messi, Jokowi punya kesan tersendiri bagi pengelola muzium.

Namun di luar perkara survei, Jenny dipetik sebagai berkata, Jokowi dikenal luas sebagai pemimpin yang ramah dan prihatin kepada masyarakat miskin.

“Dia juga dikenal sebagai tokoh yang anti-korupsi di sini,” katanya seperti dipetik tempo.com.

Ujar Jenny,  proses pembuatan patung yang akan dilakukan di London akan memakan waktu sekitar enam bulan dengan kos yang mencecah HK $ 1.8 juta

Presiden Joko Widodo yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan seluar hitam langsung berjalan memasuki President Lounge.

Namun, wartawan tidak dibenarkan mengikuti proses pemotretan.

Jurubicara Istana Kepresidenan Johan Budi mengatakan, selama sekitar satu jam sekumpulan  artis Madame Tussauds mendokumentasikan profil Jokowi.

“Ada interview juga,” kata Johan.

Johan yang menyaksikan sesi pemotretan menyebut pasukan Madame Tussauds mengambil gambar presiden dari segala arah, mulai dari posisi diam berdiri hingga berjalan.

Tak ada permintaan macam-macam dari Presiden Jokowi.

Mantan Gabenor Jakarta itu dikatakan hanya ingin tampil seadanya.

“Pose yang ingin ditampilkan adalah kegiatan sehari-hari,” ucapnya.

Selama proses pemotretan pun hanya satu jenis pakaian saja yang dikenakan, iaitu kemeja putih yang dilipat pada bahagian lengan dan seluar hitam.

“Itulah keseharian presiden ketika bekerja,” kata Johan. – Sarawakvoice

Ikuti Facebook Kami

Artikel Terbaru