Sunday, August 14, 2022

Wanita cantik 24 tahun, pekerja bank,  ‘call girl’ separuh masa,  dibunuh di apartmen

Secara Rawak

JAKARTA: Suspek yang membunuh kakitangan sebuah bank di sini, Farah Nikmah Ridhallah, Calvin Soepargo, melakonkan semula beberapa adegan mulai dari mereka berbual-bual hingga saat pembunuhan di bilik apartemen miliknya di Marina Mediterania, Jakarta Utara.

Farah Nikmah Ridhallah
Farah Nikmah Ridhallah

Calvin, seorang usahawan memperagakan adegan sejak hari pertama dia bertemu dengan Farah, kedua-duanya berkelahi kerana Farah tidak mahu diajak menjalinkan hubungan seks, hingga membuang jenazah perempuan 24 tahun itu.

Ada 35 adegan yang diperagakan pelaku di apartmennya, di tempat parkir hingga membuang barang-barang mangsa ke dalam sungai di daerah Gunung Sahari,” ujar polis Selasa seperti dilapor Tempo.com.

Calvin dan Farah bertemu pertama kali di Apartmen Marina Mediterania, Jakarta, pada 8 Julai malam.

Calvin dikatakan membayar Farah untuk mengadakan hubungan seks dengannya selama sehari penuh dengan bayaran Rp 4 juta.

Namun, pada siang keesokan harinya, Farah tidak mahu lagi diajak berhubungan badan dan mengatakan lelaki 42 tahun itu mengalami ejakulasi awal.

Naik marah, Calvin pun meragut nyawa  Farah.

Calvin Soepargo
Calvin Soepargo

Selama lakonan semula, Calvin hanya tertunduk dan mengikuti arahan petugas untuk merekonstruksi kejadian pembunuhan tersebut.

“Di adegan ke-16, pelaku mulai membunuh korbannya, memukulnya dengan balok kayu hingga korban terjatuh,” katanya seperti dipetik portal berkenaan.

Dalam reka ulang tersebut, Calvin menunjukkan adegan ketika mangsa sempat melawan.

Melihat  Farah meronta-ronta dan melawan, Calvin langsung mencekik lehernya hingga mati.

“Dari adegan reka ulang, pembunuhan tidak dilakukan dengan berencana,” katanya.

Setelah Farah meninggal, Calvin memasukkan jasad resepsionis sebuah bank nasional itu ke dalam kotak plastik. Dia juga mengemas barang-barang milik Farah dan dimasukkan ke dalam kotak plastik.

farahh3

Ketika ditemukan, posisinya meringkuk di dalam kotak itu, kepalanya ditekuk ke dalam, mengenakan rantai  dan tak sehelai benang pun yang menutupi bagian bawah tubuhnya itu.

Jenazah Farah ditemukan dalam kotak plastik di jalan tol Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa, 12 Julai.

Korban ditemukan terikat tali rafia. Saat ditemukan, di dalam kotak itu terdapat wang Rp 25 ribu dan surat beraksara Arab dan Latin serta tulisan “Mayang Farah”.

Penelusuran polis mengarah kepada Calvin merupakan teman rapat Farah.

Polis menangkap Calvin di Apartemen Marina Mediterania Tower B lantai 27 Unit BJ, Pademangan, Jakarta Utara. – Sarawakvoice.com

Ikuti Facebook Kami

Artikel Terbaru