Sunday, August 14, 2022

80 penyair termasuk dari Malaysia berkampung di Aceh

Secara Rawak

BANDA ACEH: Sebanyak 80 penyair dari lapan buah negara, termasuk Malaysia akan berkampung di sini pada 15 hingga 18 Julai.

Objektif perkampungan itu adalah untuk membangunkan semangat para penyair Aceh dan Nusantara, kata Ketua Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Reza Fahlevi.

Kata Reza; “Temu penyair ini juga sebagai usaha merekonstruksi peradaban di bidang seni budaya, khususnya dunia kepenyairan dalam rangka memberi sumbangan bagi pembangunan peradaban dunia.”

“Kedatangan mereka untuk merakam suasana kedamaian Aceh pascakonflik, situs kebudayaan, jejak tsunami dan keindahan alam,” kata Detik.com.

“Para penyair ini hadir dalam menghiasi lembaran peradaban dunia,” tambahnya.

Selain Malaysia, penyair dari Iran, Korea Selatan, Jepun, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam akan hadir.

Selama di sini,  penyair terbabit akan mengikuti pelbagai kegiatan seperti seminar, pelancaran antologi puisi karya peserta, bedah buku, apresiasi dan ekspresi karya, serta ziarah budaya di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kegiatan selama empat hari itu dianjurkan oleh Disbudpar Aceh dengan kerjasama Institut Kebudayaan dan Masyarakat Aceh. – Sarawakvoice.com

Ikuti Facebook Kami

Artikel Terbaru