JAKARTA: Capaian  Internet di Korea Utara sangat terbatas dan hanya sedikit penjawat awam  elit yang punya akses bebas ke Internet. Meski dibatasi, para elit ternyata memanfaatkan Internet untuk  menonton video lucah dari luar seperti Indonesia,  China, Mongolia, dan Jepun.

Berdasarkan hasil penyelidikan perusahaan risikan  Amerika Syarikat, Recorded Future, didapati sekelompok kecil elit Korea Utara terbangun setiap hari untuk memeriksa e-mel dan media sosial, membaca media atas talian dan melakukan streaming video secara atas talian, kata tempo.com. 

“Sebenarnya, aktiviti Internet elit Korea Utara dalam banyak hal tidak berbeza dengan kebanyakan orang Barat,” kata seorang staf Recorded Future, seperti yang dilapor Asia Correspondet.

Pada Julai lalu, data Google Analytics dari portal pornografi terbesar di dunia PornHub menunjukkan beberapa ribu pengguna masuk ke  web dari Korea Utara bagi tahun 2016 dan 2017.

Portal pornografi yang paling dicari di Korea Utara  meliputi China, Mongolia, Jepun, Korea, dan Indonesia.

Laporan Recorded Future menurut tempo.com lagi,  juga mengatakan bahwa Facebook adalah  jejaring sosial yang paling sering digunakan oleh warga Korea Utara. Padahal Korea Utara telah menyekat Facebook pada April lalu.  

Sekitar 65 peratus daripada seluruh aktiviti elit Korea Utara dalam menggunakan Internet meliput menonton video porno, bermain game, dan media sosial dengan menggunakan Facebook. – Sarawakvoice