Wanita sedia potong payu dara jika Ahok kalah

JAKARTA: Seorang wanita di sini bersedia untuk memotong  payu daranya jika pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno  yang menentang Basuki Tjahaja Purnama  atau Ahok menang dalam pemilihan Gabenor Jakarta 2017.

Ikrar wanita yang belum dikenal pasti identitinya itu dirakamkan dalam video berdurasi dua minit yang kini tular di Youtube.

Video  itu dimuat naik oleh akun Arivano pada Khamis lalu.

Dalam video nampak wanita itu yang duduk di hadapan kamera, memakai baju berwarna biru dipadukan dengan kaca mata.

Wanita itu memulai video dengan menyapa seseorang yang ia sebut “Linglung”.

Linglung berhasrat memotong telinga dan hidungnya jika pasangan pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok – Djarot Saiful Hidayat menang dalam pemilihan yang berlangsung hari ini.

Pemilihan pusingan kedua ini menyaksikan gandingan penyandang jawatan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dicabar oleh bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan dan pasangannya seorang ahli perniagaan, Sandiaga Salahuddin Uno.

Pada Pilkada 15 Februari lepas, Ahok dan Djarot mendahului pungutan undi dengan mendapat 44.17 peratus manakala pasangan Anies dan Sandiaga mendapat 39.55 peratus.

“Nah sekarang, saya, emak-emak, seandainya Anies-Sandi besok menang, saya rela potong payudara saya,” kata dia. “Kalau nanti potong payudaraku itu nanti saksinya, Pak Joko Lidir.”

Wanita itu kemudian bernyanyi “Potong Kue” namun mengganti liriknya. “Potong susu saya, potong susu saya, potong susu saya kalau Anies-Sandi menang,” seperti dipetik tempo.com

Pada akhir video, ia mengingatkan Linglung untuk menepati ucapannya jika pasangan penyandang menang.

Namun jika sebaliknya, ia siap menepati janjinya memotong payudara.

Wanita itu meminta pasukan relawan pasangan Anies – Sandi untuk mencarinya jika pasangan yang mereka sokong menang.

“Potong kuping mah kecil. Potong telinga kecil. Saya berani potong susu,” ujarnya. 

Sementara itu,  7,218,254 warga Jakarta yang layak mengundi sekali lagi akan membuat keputusan memilih Gabenor Jakarta bagi tempoh lima tahun pada pusingan kedua Pilihan Raya Kepala Daerah (Pilkada) hari ini.

Mereka akan mengundi di 13,034 buah pusat pengundian di seluruh daerah Jakarta yang dibuka mulai jam 7 pagi sehingga 1 tengah hari. – Sarawakvoice