KUALA LUMPUR: Ketidakhadiran Lionel Messi dan para pemain Barcelona pada malam penghargaan pemain terbaik anjuran FIFA di Zurich, Swiss, Isnin lalu dikritik pelbagai pihak.

Kritikan itu termasuk daripada rakan senegaranya, Argentina, Diego Maradona.

“Saya kecewa terhadap Messi. Dengan melihat televisyen dari rumah, anda tidak  mungkin bertarung melawan seseorang, di sini anda dapat bertarung,” kata Maradona.

Kritik juga dilemparkan oleh bekas pemain Real Madrid, Roberto Carlos dan menyindir pemain handalan itu dapat belajar daripada Ronaldo tentang sikap merendah diri.
Pesaing utama Messi, Cristiano Ronaldo, meraih penghargaan pemain terbaik dunia 2016.

Dalam acara berprestij itu, pemain Malaysia, Mohd Faiz Subri menerima Anugerah Puskas FIFA susulan gol tercantik yang dijaringkannya ketika perlawanan Pulau Pinang menentang Pahang pada saingan Liga Super, 16 Februari tahun lepas.

“Saya sedih dan kecewa Leo dan teman sepasukannya tidak  datang. Mereka ialah pemain hebat, dan kami semua sangat mengharapkan mereka di sini,” kata Carlos.

“Cristiano sudah belajar tentang pentingnya soal ini, dan saya pikir Leo juga harus mempelajarinya. Hal ini harus berubah.

Real Madrid juga memiliki pertandingan tengah minggu ini dan mereka ada di Zurich.
Tidak hadirnya seluruh pemain Barcelona diumumkan beberapa ketika sebelum acara dimulai.

Difahamkan pada awalnya Messi dan Luis Suarez berencana hadir. Tetapi jurulatih kemudian memutuskan mereka lebih baik tetap berada di Barcelona untuk berlatih menghadapi pertandingan Copa Del Rey.

Barcelona akan menjalani   pertandingan ke-16  pada tengah minggu ini, dan mereka sudah tertinggal 2-1 oleh Atletico Bilbao.

Barcelona hanya mengirim beberapa pegawai kanan ke acara itu, termasuk Presiden Josep Maria Bartomeu dan Wakil Presiden Jordi Mestre.

“Kelab tetap menyatakan pengakuan dan dukungannya untuk penghargaan yang diberikan FIFA,”  kata kenyataan kelab tersebut. – Sarawakvoice

Leave a Reply