JAKARTA:   Motif  seorang wakil rakyat yang masih muda daripada Partai Nasional Demokratik (Nasdem) menggantung diri di kilang krepek kentang miliknya di Tlekung, Junrejo, Kota Batu Ahad lalu masih menjadi teka-teki.

Sandy Pratama Putra, 28,  yang meninggalkan seorang  isteri dan dan dua anak, disifatkan tiada masalah dari segi kesihatan dan kerja, malah seorang yang sentiasa ceria dan penuh humor.

“Difahamkan Sandy merupakan  pemimpin politik yang periang. Dalam kondisi apa pun dan beratnya dalam menjalankan tugas, selalu saja keluar humor kocaknya. Sandy pun selalu menjalankan tugasnya secara baik,” kata satu sumber.

“Orangnya memiliki pemikiran yang kuat ke depan sehingga cukup kritis dalam menjalankan tugas legislasi,” kata Suwandi, seorang pemimpin parti seperti dipetik suryamalang.com.

Sebelum kejadian menggemparkan itu, Sandy tidak pernah cerita kalau menghadapi persoalan, dan tidak mengeluhkan apa-apa pun, termasuk keadaan kesihatanya yang cukup baik.

“Makanya saya merasa kehilangan seorang anggota Komisi B yang cukup kritis dan vokal,” ucap Suwandi.

“Sandy terlihat enjoy. Tidak tampak kalau sedang mengalami masalah berat. Bahkan, canda dan tawa sering dikeluarkan ketika ngobrol sesama anggota,” kata seorang lagi pemimpin, Heli Suyanto.

“Makanya saya terkejut dan merasa kehilangan atas meninggalnya Pak Sandy. Semoga amal ibadahnya diterima disisi-Nya,” kata.

Sementara itu, pihak polis  telah mendapat laporan hasil visum terhadap korban.

Tidak ada bekas luka dan tanda kekerasan di tubuh korban dan mengesahkan memang mangsa meninggal dunia kerana bunuh diri.

“Kami pastikan korban meninggal bunuh diri,” kata jurucakap polis, Leonardus Simarmata.

Leonardus masih menyelidiki motif bunuh diri tersebut.

“Tidak yang tahu korban gantung diri. Keberadaan korban baru diketahui oleh pekerjanya dengan posisi menggantung,” kata sumber itu. – Sarawakvoice